Kangen Planologiku

22 10 2008

Kurang lebih 5 tahun yang lalu, sekitar bulan Agustus 2003 ak datang ke sebuah kampus yang cukup besar. Orang-orang menyebutnya ITS, yang dlu ak kira singkatan dari Institut Teknologi Surabaya . Ternyata adalah singkatan dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Tempat yang asing bagiku pada saat itu. Karena dalam masa pemilihan jurusan di SPMB, pilihan kuliah di ITS bukanlah pilihanku. Kakakku yang menganjurkannya. Dan akhirnya Allah memang menyiapkan tempat ini untukku menggali ilmuNya yang sangat luas, memperoleh pengalaman hidup yang luar biasa, mempelajari banyak hal yang mungkin dari awal ak ngga pernah berpikir akan mendapatkannya..yah..beyond my expectation.

Planologi ternyata adalah sebuah ilmu tentang merencanakan suatu konsep pembagunan yang dilakukan secara sektoral di suatu wilayah maupun perkotaan. KEREN! 1 kata yang bisa menggambarkan ilmu itu. Kenapa keren??: soalnya dikuliah ak ngga hanya mempelajari 1 ilmu, namun berbagai macam ilmu. Ada ekonomi makro, sisiologi masyarakat, lingkungan, bangunan, transportasi. Yang semuanya akan dirangkum dalam sebuah produk yang bernama Produk Tata Ruang. Lebih kerennya lagi ternyata produk2 itu akan menjadi sebuah kebijakan pada suatu wilayah. Bertujuan untuk mengembangkan wilayah tersebut,,menjawab permasalahan2 masyarakat, menciptakan kesejahteraan hidup yang lebih baik tentunya. Dalam kuliah kami tidak hanya didoktrin dengan teori2 saja, namun seringkali kita diajarkan untuk terjun kemasyarakat. Bertujuan untuk mengetahui kondisi masyarakat secara langsung. Karena seringkali data yang ada di buku2 belom tentu serasi dengan kondisi masyarakat. Dan dari semua itulah muncul ide2 dari kita untuk membuat rencana yang inovativ, kreatif dan realistis. Sampai hampir selesai kuliah pun, para dosen ataupun lingkungan dikampus sangat berhasil untuk mendoktrin kami dengan “melakukan sebaik-baiknya untuk masyarakat”. Yah..sampai sekarangpun masih bisa ak rasakan semangat pada waktu itu, cita2 para calon planner muda yang ingin membuat konsultan perencana yang benar2 membuat produk hanya untuk masyarakat. Indah.. sampai akhirnya kita berhubungan langsung ke dunia nyata. Bukan hanya dunia kampus yang tentunya sangat indah.. namun dunia luar yang sarat dengan ‘manipulasi’, yang sedikit membuat kaget kami semua. Cita2 indah yang terukir dimasa kuliah bertemu dengan ‘kehidupan nyata’ yang penuh dengan “tantangan”. Korupsi, pemanipulasian data, mengerjakan “seadanya”, uang, kekuasaan, politik2 busuk, dll. Perlu sebuah jiwa yang kuat, semangat yang tinggi dan energi yang cukup besar untuk tetap eksis ‘berjuang’ di bidang kami. Bidang tata ruang.. memang ngg semuanya seperti itu. Kebetulan saya sering kali dihadapkan hal2 semacam itu.(jadi ini adalah murni sudut pandang dari saya).

Setelah lulus,,pilhan hidup sudah menanti. Akankah menjadi planner, ato keluar dr semuanya dan memilih cara hidup yang lain karena takut akan “tantangan besar” itu? Sebuah dilema besar bagi kami. Didukung dengan realitas hidup yang menuntut kami untuk bisa “mandiri”. Akhirnya beberapa dari kamipun memutuskan untuk tetap exist dibidang ini, dan mereka adalah orang-orang yang hebat. Yang berani menantang dunia dengan semangat cita-cita mulia kami yang dahulu. Berusaha tidak melebur dengan iming2 “kekayaan”. SALUT BUAT KALIAN KAWAN… namun beberapa dari kami memilih keluar dari dunia planner, termasuk saya. Saya yakin itu bukan suatu pilihan hidup yang mudah. Saya yakin semuanya mengalami dilema hidup yang cukup besar. Apakah ini adalah langkah pengecut saya untuk lari dari semuanya???

Dan hari ini..saya sangat kangen dengan PLANOLOGIKU..kangen dengan kuliah..kangen dengan semangat2 yang dlu pernah saya rasakan, kangen dengan semua ‘generasi emas’ yang saya yakin masih menyimpan cita-cita kami dlu..kangen ingin ‘berbuat’ sesuatu..

Apakah ternyata hanya rasa kangen yang bisa saya lakukan???


Tindakan

Information

12 tanggapan

22 10 2008
monsterjelly

sepakat dee…

elektro memang keren.. :P

22 10 2008
diana

yah..perasaan ak ga bahas elektro sma sekali de..
:(

23 10 2008
ucup

hmm,…aku kangen liat kamu lewat kosku yang lama di depan masjid gebang. btw kalo positive thingking yang konsisten dong…masak pake acara merasa pengecut segala.

23 10 2008
diana

makasih mas..
ga tau nih..
kadang masih “dilema” untuk melangkah kedepan
InsyaAllah ak uda nemuin jawabannya
:)

23 10 2008
sideru

kenapa jwabannya ga sekalian diposting? sepertinya bagus klo jawabannya direview khusus..

24 10 2008
Must Happy

ilmu utk mmbaca masa lalu adalh tata buku masa lalu, ilmu utk membaca masa kini adlah tata buku masa kini….kl digabung hasilnya adalh rencana masa depan yg bukn hnya spekulasi keinginan dan angan2…sayang cm sedikit orang yg menguasai ilmu itu (biasane sejarah cm dibuat romantis2an tok…masa kini dicuekin).. soal dilema..piye yo…?menurutku walaupun ada sejuta sangkar dari besi, tetap nggak akan bs merubah rajawali menjadi burung nuri..rajawali tetap rajawali…nuri tetap nuri…dmanapun berada.. km nuri apa rajawali??? dunia ideal ada di Kingdom Of Heaven…Wallahu a’lam

24 10 2008
fauzansigma

kuliah lg aja… he2..

ke wedangaN yuuuuuuuuuuukkk……

30 10 2008
aRuL

hidup memang pilihan keputusan antara ya dan tidak.
ketika kita bisa berproses di suatu tempat yang lebih baik, why not.
janganlah menjatuhkan diri dan atau mencari alasan untuk memudahkan motivasi kita jatuh :)

30 10 2008
aRuL

oia, karena ketemu dengan orang2 plano yang hebat2, saya jadi mengatakan plano itu keren lho…., bisa menghasilkan manusia-manusia hebat, salah satunya diana ini :)

31 10 2008
diana

@happy : wah..berat hep bahasnmu..
tp patut buat dpke diskusi :)
@sigma : bener sig..kuliah lagi..ngumpulin duit dlu tp..
jgn ngiming2i ak dgn wedangan lg
@arul : mesti iki..berlebihan..hebat drmananya
btw oleh2ny mana?

31 10 2008
aRuL

iyahhebat pemikiran dan manajemennnya….
ada koq…. sy udah buat 2 tulisan lho :D

3 12 2008
RUSMAN HIDAYAT

Tuhan sudah punya rencana…………..

jangan pernah ragu untuk melangkah….apa yang kita dapatkan ato rasakan saat ini menurutku itu adalah amanah…
Apapun amanahnya lakukan yang terbaik karena semua akan dipertanggung jawabkan kelak…

HIDUP adalah PILIHAN ato TIDAK MEMILIKI PILIHAN SAMA SEKALI…..

Semoga manfaat

Tinggalkan komentar